Senin, 23 Januari 2012

HANCURKAN BARCELONA


Real Madrid vs Barcelona
Atmosfer Final
KAMIS (19/1) dini hari WIB, laga panas akan tersaji di pentas Copa del Rey. Pertemuan Real Madrid dengan Barcelona di Santiago Bernabeu pada leg pertama perempat final tidak ubahnya menjadi final yang sesungguhnya. 


Seteru abadi ini masing-masing mengusung misi balas dendam dan membuat El Clasico semakin memanas. Bagi Barca, laga ini akan menjadi pembalasan atas kekalahan mereka di final tahun lalu. Sedangkan bagi Madrid, bara membakar mereka untuk menghancurkan Barca untuk menghapus luka, usai dikalahkan 1-3 di markasnya, dalam lanjutan La Liga pada 10 Desember lalu.

Perjumpaan musuh bebuyutan dini hari nanti merupakan yang ke-29 di ajang Copa del Rey. Bila melihat head to head, "Azulgrana" lebih unggul dari "Los Blancos". Dari 28 laga yang sudah mereka lewati, Barca mampu membukukan kemenangan sebanyak 14 kali. Sedangkan kemenangan yang dicatat Madrid hanya 9 kali serta 5 laga sisanya berakhir imbang.

Pertama kali, Barca dan Madrid saling jegal di ajang Piala Raja pada tahun 1902. Kala itu, dalam laga semifinal yang digelar satu kali, Madrid menyerah 1-3.

Dalam era sepak bola modern, sejak 1992-1993, El Clasico sudah terjadi lima kali. "El Real" lebih banyak memetik hasil positif. Mereka menang 2 kali, bermain imbang 2 kali, dan cuma sekali kalah. Kemenangan terakhir Barcelona atas Real Madrid terjadi pada musim 1996/1997. Kala itu, di Camp Nou, Blaugrana sukses memetik tiga angka dengan kemenangan tipis 3-2.

Sementara itu, laga final Copa del Rey musim lalu saat Sergio Ramos cs menjadi kampiun, merupakan laga pertama Barcelona dan Real Madrid setelah 14 tahun.

Sepanjang sejarah pertempuran kedua klub di Copa del Rey, Barcelona tercatat mencetak 59 gol. Sementara tim ibu kota cuma kalah tipis dengan mengemas 56 gol.

Tampil menyerang

Kendati saat ini Barca berada di posisi dua klasemen La Liga, namun tidak mengurangi ketajamannya sebagai klub yang disegani. Dengan racikan sepak bola modern dan gaya tiki-taka ala Josep "Pep" Guardiola, Barca cukup percaya diri melakoni laga away-nya.

Seperti yang dilontarkan sang dirigen lapangan, Xavi Hernandez. Ia berjanji, bermain di kandang lawan tidak akan mengurangi determinasi timnya. "The Catalans" akan tampil berani dengan gaya menyerang untuk mencetak banyak gol.

"Kami memiliki motivasi ekstra pada pertandingan ini. Ini artinya, kami akan tampil dengan penuh semangat sejak awal. Secara historis, Madrid adalah rival abadi dan Bernabeu merupakan tempat yang spesial untuk membukukan kemenangan," ujarnya di situs resmi klub.

Pemain Barca lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Kini sudah tidk ada lagi rasa gugup saat mengijakkan kaki di Bernabeu.

"Kami selalu menyukai dan menikmati laga El Clasico. Itu sesuatu yang kami nantikan dan merupakan kondisi yang normal. Banyak tim berhadapan lebih dari sekali sepanjang musim. Kami akan mempersiapkan diri dengan baik dan lihat saja apa yang akan terjadi," kata Dani Alves di Marca.

Sementara itu, kubu tuan rumah bersikap lebih waspada. Terutama ancaman gol di babak pertama, yang membuatnya sering tertinggal dari lawan meski mampu mengejarnya di babak dua. Soal kondisi itu, bek Madrid Sergio Ramos menilai skuad "Los Galacticos" harus memperbaiki performa selama babak pertama agar tidak terlalu bergantung pada babak kedua.

"Kami harus terus belajar dari kesalahan dan menyadari bahwa performa kami di babak pertama masih belum cukup baik di pertandingan sebelumnya. Karena saat ini kami membutuhkan kemenangan di laga krusial," ucapnya.

Jelang laga tersebut, kubu Madrid pun mendapat kabar positif menyusul kesembuhan Angel Di Maria usai dibekap cedera. Pemain berusia 23 tahun tersebut absen saat menghadapi Malaga di Copa del Rey dan Granada di La Liga Spanyol. Namun Di Maria sudah menjalani latihan pada pekan kemarin. (cucu sumiati/"GM"/ berbagai sumber)** Share79

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20120118103103&idkolom=olahrag

Tidak ada komentar:

Posting Komentar